Presiden Mesir, Hosni Mubarak, mengirimkan pasukan militer lengkap dengan kendaraan lapis baja ke kota-kota besar di Mesir. Langkah ini dilakukan Mubarak untuk meredam demonstrasi besar-besaran yang menuntut dirinya mundur.
Aksi demonstrasi besar-besaran terjadi di Mesir. Bentrokan antara massa dan polisi pun tak bisa dihindari. Sekitar 200 demonstran telah ditahan terkait bentrokan tersebut.
Terinspirasi oleh revolusi di Tunisia, ribuan warga Mesir menggelar aksi protes di Kairo dan kota-kota lainnya di Mesir. Mereka menyerukan pengunduran diri Presiden Mesir Hosni Mubarak. Sudah 3 orang tewas dalam aksi tersebut.