IPO menyebut ada kejomplangan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden dan Wapres. Tingkat kepuasan terhadap Jokowi tinggi, sedangkan Ma'ruf rendah.
Hasil RUPS tahunan memutuskan perseroan akan membagikan dividen sebesar 35% dari laba bersih sepanjang 2020, tepatnya Rp 402,27 miliar kepada pemegang saham.
Survei persepsi publik menunjukkan penilaian negatif terhadap bansos COVID-19. KSP menyatakan hasil survei ini bakal menjadi bahan evaluasi kementerian terkait.
Sebagian besar perusahaan rintisan besar yang ingin memulai debutnya di Wall Street memilih jalur SPAC bukan IPO. Tahukah kamu apa sih SPAC yang ngetren itu?