Kebocoran data pribadi kembali terjadi, nahasnya kali ini menimpa kepolisian. Diduga ribuan data anggota polisi bocor dan dibagikan secara gratis di internet.
Pakar internet mengatakan sebelumnya situs Polri berkali-kali diretas, dari mengubah tampilannya, jadi situs judi online, sampai pencurian database personilnya.
Bukan hanya para perusahaan saja yang harus menyiapkan sistem penangkal hacker, pengguna internet pun harus bisa melindungi akun mereka dari aksi peretasan.
Akibat Facebook dan anak perusahaannya tumbang, bikin penggunanya kalang kabut. Ini yang terparah sejak kejadian serupa pada 2019, yang down lebih dari 24 jam.
Akun Instagram resmi Pemkot Solo @pemkot_solo diretas dan mengunggah foto maupun story meme maupun iklan. Akun IG itu akhirnya dinonaktifkan sementara.