Atas permintaan Presiden AS Barack Obama, BP, perusahaan minyak asal Inggris, setuju untuk menyediakan US$ 20 miliar untuk dana khusus kompensasi akibat tumpahan minyak di Teluk Meksiko, AS.
Setelah mengalami lompatan cukup besar, saham-saham di bursa Wall Street akhirnya istirahat sejenak. Kabar-kabar ekonomi yang cukup beragam membuat investor memilih untuk berhenti sejenak.
Presiden Amerika Serikat Barack Obama menyamakan bencana tumpahan minyak di Teluk Meksiko, AS dengan wabah yang harus diperangi selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.
Presiden Amerika Serikat Barack Obama tengah memprioritaskan penyelesaian krisis tumpahan minyak di Teluk Meksiko, AS. Obama bahkan menyamakan bencana lingkungan itu dengan serangan teroris 11 September.
Presiden Amerika Serikat Barack Obama menunjukkan keseriusannya menangani krisis tumpahan minyak di Teluk Meksiko, AS. Untuk mempelajari sebab-sebab tumpahan minyak itu, Obama mengumumkan penunjukan lima pakar tambahan.
BP menyewa 3 penasihat keuangan menyusul terus melonjaknya biaya penanganan tumpahan minyak di Teluk Meksiko. Namun BP membantah hal itu berkaitan dengan rencananya meminta perlindungan kebangkrutan.