Pemerintah Mesir memastikan 3 orang tewas dalam bentrokan antara massa pendukung dan massa anti Presiden Hosni Mubarak di Kairo. Sementara itu 693 orang lainnya terluka.
Dari Gamal Abdul Naser, beralih ke Anwar Sadat, lalu Hosni Mubarak, rakyat Mesir hidup di bawah pemerintahan yang otoriter. Ketiga pemimpin itu sempat dipuja-puja tapi kemudian ternyata sama-sama menindas rakyatnya.
Mubarak sudah tidak lagi memiliki kekuatan. Kalau ia masih ngeyel keterlaluan juga. Dia bisa kayak Anwar Sadat ditembak mati. Sekarang masalahnya, siapa yang akan jadi pengganti Mubarak?
Sebanyak 300 orang diduga telah tewas dalam kerusuhan anti-pemerintah di Mesir. Peran aparat keamanan dalam kekerasan ini harus diselidiki. Demikian dikatakan Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (HAM) Navi Pillay.
Salah seorang tokoh oposisi Mesir berpidato di depan puluhan ribu demonstran yang menganggap sepi larangan keluar dan menuntut Presiden Mubarak lengser.