Peretas China yang kemungkinan disponsori negara telah secara luas menargetkan organisasi pemerintah dan sektor swasta di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia.
Ia menambahkan CSIRT tak dapat berdiri sendiri & membutuhkan kolaborasi dan sinergi dalam menyelesaikan insiden agar bisa dilakukan secara efektif dan efisien.