Jalan Warung Buncit ke arah Republika sangat macet, Jumat (3/11/2006). Sebab lampu lalu lintas di depan Republika mati. Angkutan umum pun jarang melintas.
Petugas tiket busway yang mogok ternyata tidak hanya mereka yang bertugas di koridor III Harmoni-Kalideres. Mereka yang berdinas di koridor I (Kota-Blok M) dan koridor II (Harmoni-Pulogadung) setali tiga uang.
Petugas tiket busway koridor III Kalideres-Harmoni ngadat. Mereka melakukan aksi mogok kerja sejak subuh guna menuntut kesejahteraan kepada perusahaannya.
Busway ditelorkan agar para pengendara kendaraan pribadi mengandangkan kendaraannya di rumah. Sebab busway dijamin cepat, nyaman dan murah. Tapi kini alumni busway sudah berjajar.
Menurut Kadishub Jakarta, berjubelnya antrean penumpang busway disebabkan karena kurangnya armada. Namun di mata Cahyo Wibowo, hal itu disumbang salah desain Harmoni Central Busway.
Harmoni Central Busway (HCB) yang diresmikan 7 September lalu menjadi masalah baru. Antrean penumpang di "terminal" koridor I-III itu menjadi-jadi. Bahkan hingga malam hari HCB masih padat.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta berjanji akan menambah armada busway untuk mengurangi antrean dan penumpang berdesakan. Bulan November 5, Desember 28 unit.