Satai dari daging sapi atau kambing ini ternyata punya racikan yang agak berbeda di Jakarta, Purwakarta dan Cianjur. Penasaran kami pun mencoba ketiganya, hmm... mana ya yang lebih mak nyuss?
Kalau di Semarang dan tepat berada dikawasan simpang lima,jangan lupa mampir ketempat Makan Pecel Mbok Sador. Model tempatnya kaki lima loh bukan permanen. Tapi jangan salah, meskipun begitu rasanya patut diacungi jempol!
Sambil mengiris, menggoreng, mangaduk dan mengupas udang suasana tetap riuh dan ramai. Maklum saja 15 wanita yang doyan makan, doyan masak dan doyan jalan-jalan kumpul dan MasBY alias Masak Bareng Yuuuukkkk!
Sambil mengiris, menggoreng, mangaduk dan mengupas udang suasana tetap riuh dan ramai. Maklum saja 15 wanita yang doyan makan, doyan masak dan doyan jalan-jalan kumpul dan masak bareng. Beres mencicipi dan makan siang, acara cuci piring dan membungkus makananpun tak kalah ributnya. Coba saja intip ulah mereka ini!
Produk makanan dan susu tambahan pencegah osteoporosis banyak bertebaran di pasar. Namun jika asupan tambahan itu dirasa terlalu mahal, cukup makan teri.
Tidak hanya dijadikan berbagai kerajinan, rotan ternyata bisa dimasak. Batang rotan muda dapat diolah menjadi masakan gulai. Enak juga dilalap dengan sambal. Mau coba?
Pernah menikmati hidangan khas Papua? Walaupun kurang populer, makanan dari bumi cendrawasih ini ternyata menyimpan kelezatan tersendiri. Ikan Bobara yang segar dengan siraman kuah asam, sangat pas dinikmati dengan papeda yang mengepul panas. Lembut meluncur mulus ke dalam tenggorokan. Rasanya? hmm... luar biasa lezattt!!