Seorang petugas parkir valet gagal menjalankan tugasnya memarkirkan mobil Lamborghini milik konsumen dengan baik. Soalnya, dia kesulitan masuk ke mobil super itu karena postur tubuhnya yang tinggi besar.
Teknologi dan inovasi di dunia otomotif terus berkembang. Mobil-mobil yang dahulu mungkin hanya bisa kita lihat di film berbau fiksi ilmiah, sebentar lagi bakal berseliweran di jalan.
Teknologi otonom di mobil alias melaju tanpa sopir dan pengecasan baterai mobil tanpa kabel untuk mobil listrik, kini tengah menjadi tren baru di dunia. Tak ingin kalah dengan pabrikan lain Volkswagen (VW) juga mengembangkan teknologi seperti itu, yakni parkir mobil secara otomatis dan pengecesan baterai nirkabel.
Bagaikan sayur tanpa garam jika berbicara tentang sepakbola Latin, terutama di Argentina, tanpa membicarakan Barra Brava – sebutan untuk kelompok suporter garis keras di sana.
Meski tak didominasi warga beragama Islam, Singapura adalah negara yang ramah turis Muslim. Tempat salat tersebar di banyak tempat, termasuk Orchard Road. Berikut daftar musala di kawasan belanja ikonik tersebut.
Hati-hati bagi Anda petugas Valet parkir jika hendak memarkirkan mobil yang belum dikuasai. Jika Anda tidak berhati-hati, akan memiliki nasib yang sama seperti petugas Valet parkir di salah satu hotel di Roma, Italia.
Calon penumpang pesawat di Bandar Udara Dusseldorf, Jerman, yang terburu-buru dan tak mempunyai banyak waktu untuk memarkir mobil mereka, kini tak perlu khawatir. Sebuah robot pintar yang berfungsi layaknya petugas valet parkir siap membantu mereka dengan cepat dan cermat.
Memarkir mobil dengan jasa parkir valet di pusat keramaian seperti mal, hotel, dan sejenisnya kerap menjadi pilihan orang dengan alasan keamanan dan kenyamanan. Tapi, apa jadinya jika ternyata jasa parkir itu justru menyebabkan mobil celaka, apalagi mobil itu Ferrari 250 GT California yang berharga hampir Rp 100 miliar.