Menkomdigi Meutya Hafid buka suara dan menegaskan bahwa informasi pelarangan TV nasional meliput demo adalah hoax. Informasi itu beredar luas di media sosial.
Eko Patrio meminta maaf atas video jogetnya di DPR dan mengingatkan masyarakat untuk tidak terpengaruh video lama yang disebar dengan narasi menyesatkan.