Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan BI rate di level 4,75%. Hal itu berdasarkan Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar pada 21-22 April 2026.
Gubernur BI Perry Warjiyo menyatakan ruang penurunan suku bunga acuan semakin tertutup akibat dampak perang AS-Israel dan Iran terhadap perekonomian global.