Insiden ledakan amunisi di Garut, Jawa Barat, yang menewaskan 13 orang, memaparkan publik awam pada wawasan baru bahwa senjata dan amunisi bisa kedaluwarsa.
Polisi menerangkan, saat proses disposal, warga berdatangan ke lokasi dengan tujuan hendak memungut serpihan material besi amunisi untuk dijual ke pengepul.
Mayor CPL Anda Rohanda, korban ledakan amunisi di Garut, dikenang sebagai sosok militan. Pemakaman berlangsung militer, keluarga berharap tak ada lagi korban.