Eropa menyalip Asia-Timur Tengah sebagai kawasan pengimpor terbesar karena kekhawatiran terhadap Rusia. Impor senjata global melonjak dalam 5 tahun terakhir.
Beberapa hari setelah perang dengan Iran, pemerintahan Donald Trump mengidentifikasi persenjataan drone serang satu arah Shahed sebagai tantangan serius.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan bahwa saat ini akan menjadi "buang-buang waktu" untuk mempertimbangkan pengiriman pasukan darat AS ke Iran.
AS berulang kali menggunakan kekuatan senjata untuk menggulingkan penguasa di luar negeri. Trump tegas menyatakan pergantian rezim sebagai salah satu tujuan.
Sebagai sekutu utama Iran, potensi runtuhnya rezim dapat mengancam kepentingan geopolitik dan ekonomi Rusia. Lantas, mengapa Rusia tidak kunjung membantu Iran?
Beijing mengecam pembunuhan pemimpin Iran Khamenei oleh AS-Israel. China memiliki agenda politik tersendiri, terutama untuk menghindari gangguan pasokan energi.
Rusia dan China sama-sama memiliki hubungan erat dengan Iran. Serangan AS-Israel ke Iran jadi ujian seberapa jauh kedua negara bersedia memberikan dukungan.