Hari Antikorupsi Internasional jatuh pada 9 Desember. Untuk Indonesia, meski ada perkembangan terkait upaya pemberantasan korupsi, namun itu bisa ditingkatkan lagi jika publik berpartisipasi lebih besar.
Hari antikorupsi internasional yang jatuh pada 9 Desember masih menyimpan keprihatinan. Indonesia masih berada di bawah sebagai negara paling korup. Versi Transparency International, Indonesia ada di peringkat 109.
Hasil survei Transparency Internasional Indonesia (TII) melakukan survei khusus kepada pemilih muda. Dalam survei tersebut terungkap PDIP merupakan partai yang paling disukai oleh pemilih muda.
Pejabat di daerah biasanya menggunakan aparat di bawahnya seperti sekretaris, staf, atau, ajudan dalam melalukan proses transaksi korupsi. “Pola ini yang mengindikasikan adanya proses mafia birokrasi,”.
Tiga kasus pembobolan bank besar terjadi menjelang pemilu. Yakni, penyelewengan dana BLBI tahun 1998, kasus pembobolan Bank BNI cabang Kebayoran Baru 2004, dan Bank Century tahun 2008.
Menyikapi Hari Anti Korupsi yang jatuh pada 9 Desember 2013, sejumlah elemen masyarakat di beberapa daerah akan mengadakan aksi unjuk rasa. Berbagai rencana aksi unjuk rasa jelas tidak dapat dipandang sebelah mata. Sejauh ini, tidak ada pemimpin di Indonesia yang memiliki keberanian untuk mengatasi korupsi.
Indonesia menduduki peringkat 114 dari 177 negara dalam indeks persepsi korupsi tahun (CPI) 2013. Salah satu penyumbang terbesar ada pada sektor korupsi politik yang masih tinggi.
Pemberantasan korupsi di Indonesia masih belum menunjukkan pergerakan yang berarti. Walau mengalami kenaikan empat peringkat dalam corruption perception index, Indonesia masih kalah jauh dengan Denmark.