BBKP Soekarno Hatta memusnahkan 15.095 batang bibit anggrek impor dari Filipina. Pemusnahan tersebut karena bibit mengandung bakteri dickeya chrysanthemi.
19 burung asal China dimusnahkan oleh Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya. Pemusnahan dilakukan dengan cara disuntik mati dan selanjutnya dibakar.
Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya berhasil menggagalkan penyelundupan anak ular berbahaya asal Flores ke Afrika, yang dimasukkan ke boneka minion.
BBKP Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan upaya penyelundupan 253 reptil yang akan dibawa ke luar negeri. 8 diantaranya merupakan ular dan kadal yang dilindungi.