Setiap hari jutaan manusia berjejalan masuk dan keluar wilayah DKI untuk berkarya. Mereka mencari sesuap nasi dan berlian, mengatur negara dan kembali ke rumah tanpa sepenuhnya tergantung pada fasilitas transportasi umum.
Dishub Kota Bandung berencana membatasi operasional angkot. Di mana, waktu operasionalnya akan dibagi menjadi dua shift, yakni pada peak hour dan non peak hour.
Kadishub Bandung Prijo Soebiandono mengatakan rencana pengaturan jalur angkot dilakukan agar angkot tidak lagi ngetem. Sebab, selama ini jumlah penumpang angkot sudah berkurang hingga 50 persen.
Pelarangan izin operasional bus AKAP di Terminal Grogol dikeluhkan sejumlah penumpang. Terminal Rawa Buaya dan Terminal Kalideres yang dijadikan tempat pengalihan bus-bus ini dinilai terlalu jauh.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta memastikan bus AKAP tidak lagi masuk ke Terminal Grogol. DPRD DKI menyarankan agar bus-bus itu dialihkan ke Terminal Rawabuaya bukan ke Kantor Pengawasan (KPS) masing-masing.
Di depan Cinere mall arah ke Depok banyak sekali angkot yang ngetem di pinggir jalan terutama di saat jam pulang kerja hingga membuat macet total ditambah jalan rusak berlubang. Tolong ditindaklanjuti untuk para aparat yang berwenang. (Echo)
Jasa buruh gendong laris manis menyusul ambrolnya jembatan Pabelan, di Muntilan, Magelang. Tapi buruh gendong ini bukan untuk menyeberangkan orang, melainkan menggendong barang milik warga yang ingin menyeberang.
Bina Marga Provinsi Jateng akan langsung membangun jembatan permanen untuk menggantikan Jembatan Prumpung yang hancur diterjang banjir lahar dingin. Jembatan bailey dari Kodam IV Diponegoro dinilai tidak akan efektif.