Jumlah urbanisasi dari dampak pemindahan ibu kota negara ke Palangka Raya dikhawatirkan mengalahkan jumlah masyarakat Kalteng yang hanya berjumlah 2 juta jiwa.
Presiden Jokowi mempercepat pembangunan infrastruktur di Indonesia untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan mengurangi kesenjangan pembangunan antar wilayah.