Polri menganggarkan pembelian 15.000 pucuk senjata untuk Polantas dan polisi yang berpatroli di lapangan. DPR menyebut pengadaan senjata itu tak ada yang salah.
Polri mengatakan PT Pindad hanya mampu menyediakan 5.000 pucuk pistol dari total 15.000 yang dibutuhkan. Polri akan mencoba membeli dari pihak selain Pindad.
Ketua Umum PP Muhammdiyah, Haedar Nashir, menyayangkan perang data terkait pembelian senjata api yang mengesankan ketidakharmonisan di internal Pemerintah.