Pernyataan Ketua DPRD DKI Prasetio Edi yang meminta kartel kremasi ditembak mati menjadi kontroversi. Prasetio dinilai tak menghormati prinsip-prinsip HAM.
Dugaan adanya kartel kremasi jenazah COVID-19 menggemparkan publik. Bahkan disebut-sebur kartel kremasi itu melibatkan krematorium di Cirebon, Jawa Barat.
Melalui aksi yang dinamakan 'Sebisanya', Kus bersama koleganya menyalurkan bantuan berupa makanan, vitamin, APD, kepada warga isoman dan yang membutuhkan.
Polisi belum memeriksa DW, pria yang terbang dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, ke Ternate, Maluku Utara, memakai hasil tes PCR istri dan bercadar.