Menlu Turki, Mevlut Cavusoglu, menyerukan adanya solusi abadi bagi krisis Rohingya. Cavusoglu menegaskan Turki tidak akan meninggalkan Rohingya sendirian.
Myanmar tengah bernegosiasi dengan China dan Rusia agar kedua negara itu memveto setiap resolusi Dewan Keamanan PBB, terkait kekerasan di negara bagian Rakhine.
Lebih dari 100.000 warga Rohingya telah meninggalkan rumah mereka sejak 25 Agustus akibat serangan balasan militer Myanmar ke kelompok gerilyawan ARSA.