Tokoh adat Selarong menceritakan sebab Pangeran Diponegoro sangat dekat dengan Selarong dan menjadikannya sebagai markas besar saat perang Jawa tahun 1825.
Masjid Jami Banjarmasin yang berdiri sejak 1777, menjadi pusat dakwah dan pendidikan Islam. Bangunan ini menyimpan sejarah religi dan budaya masyarakat Banjar.