Pendukung pasangan perseorangan Pilbup Pasuruan yang gagal mendaftar melakukan aksi di depan Kantor KPU. Mereka menuding KPU tak independen dan tak profesional.
Beberapa waktu lalu viral kuesioner janggal yang menyebut kasus e-KTP dan 'papa minta saham' hingga menyebut nama Gubernur dan Bakal Calon Gubernur Jateng.