Seorang penari perut asal Rusia akan diadili di Mesir karena dianggap terlalu vulgar. Video yang menunjukkan dia menari dengan gerakan terlampau sensual, viral.
"Si anaknya nangis, bapaknya juga nangis, kita semua sedih," cerita Sekretaris National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia Irjen Napoleon Bonaparte.