Pasar saham US melemah dengan indeks Standard & Poor's 500 turun dalam 3 hari. Mayoritas saham-saham Asia menguat seiring melonjaknya perusahaan material menyusul pengunduran diri PM Australia Kevin Rud.
Bank Dunia mengkhawatirkan bahaya inflasi di Indonesia dalam beberapa periode mendatang yang diprediksi akan terus meningkat. Karena meningkatnya permintaan dan harga barang-barang komoditas dunia.
Bursa saham Asia melemah untuk pertama kali dalam 9 hari setelah perusahaan peminjam Spanyol tengah dihadapkan pada tahun yang berat dikarenakan lambatnya pertumbuhan ekonomi negara.
Regional Bursa saham Asia bergerak fluktuatif seiring naiknya harga emas yang mengangkat produsen logam. Sementara, koreksi dollar terhadap yen mengakibatkan merosotnya saham eksportir Jepang
Bursa saham Jepang menguat seiring pertumbuhan pada manufaktur New York yang mendorong ekspektasi bahwa pemulihan ekonomi global akan mengangkat laba perusahaan. Berikut market flash eTrading Securities.
Bursa saham Asia menguat untuk dua hari berturut-turut seiring meningkatnya minat investor terhadap aset yang lebih berisiko di tengah spekulasi bahwa krisis utang Eropa tidak akan menghambat pertumbuhan ekonomi.