Slow but sure, mungkin ungkapan inilah yang paling tepat untuk menggambarkan kerusakan lingkungan yang mulai menggrogoti Jakarta, ibu kota Republik Indonesia.
Sejarah telah mencatat bahwa Gunung Galunggung pertama kali meletus pada tanggal 18 Oktober 1822 dengan getaran sebesar magnitude 4,8. Letusan pertama ini memakan korban 4.011 jiwa. Pada 5 April 1982 Galunggung meletus lagi dengan getaran bermagnitude 4,4. Korban meninggal dunia sebanyak 68 orang dan merusak sekitar 22 kampung.
Danau di Atas & Danau di Bawah adalah dua dari danau-danau di Sumbar yang menyajikan pemandangan yang masih alami. Dikelilingi bukit, kedua danau tampak seperti mangkok hijau raksasa yang menakjubkan.