Sebuah studi mengungkap bahwa penerapan lockdown global COVID-19 bisa memicu lonjakan jumlah kematian karena tuberkulosis (TBC) di dunia. Begini penjelasannya:
Sebuah studi mengungkap jenis mutasi virus Corona yang paling dominan di seluruh dunia. Jenis ini diyakini meningkatkan risiko terinfeksi lebih dari sekali.
Kasus Corona global telah tembus 3,5 juta kasus, dengan kematian mendekati angka 250.000. Peningkatan kasus banyak terlihat di Amerika Latin, Afrika dan Rusia.
Menko Polhukam Mahfud mengungkap pemerintah tengah memikirkan adanya relaksasi PSBB karena banyak keluhan dari masyarakat. Pernyataan Mahfud pun jadi sorotan.
Sejuta orang pulih dari virus corona. Mei menjadi pembuka kembali kehidupan yang dilakukan dengan hati-hati setelah beberapa wilayah dunia mengalami lockdown.