Sucipto mengaku, ketika diklarifikasi terkait unggahan status, pihak Unnes juga menyinggung kehadirannya sebagai saksi dugaan plagiasi disertasi Rektor Unnes.
"Saatnya untuk sama-sama 'bersembunyi di tempat yang terang', membeberkan dan mengupas tuntas persoalan atau dugaan yang membelit diri kita masing-masing."
"Kita ambil positifnya, apa yang ditulis oleh Dr Sucipto adalah bukti cinta seorang warga negara kepada presidennya. Saya kira itu tidak dalam kapasitas ngece,"
Guru Besar Sastra Indonesia FIB UGM, Prof I Dewa Putu Wijana turut berpendapat soal status FB dosen Unnes, Sucipto Hadi Purnomo yang berujung skorsing.
Politisi yang juga dokter ini pernah dipecat PDIP karena maju Pilkada Sragen lewat Gerindra karena tidak mendapat rekomendasi PDIP. Kini dia telah diampuni.