Anda tahu limbah kayu partikel atau lazim disebut hardbord. Bagi sebagian orang hardbord hanya bisa dijadikan bahan bakar pengganti minyak dan gas. Tapi di tangan Suyanto, limbah ini dijadikan karya seni.
Limbah kayu pinus ternyata bisa mendatangkan fulus. Seperti sebuah meja catur karya Oma Wihardja (66). Melalui kreasi jemarinya, pembeli terasa terhibur di meja catur.
Jangan bayangkan kecantikan Pulau Bidadari atau antiknya bangunan kolonial di Pula Onrust, Kepulauan Seribu. Kepulauan Seribu kini mulai tercemar dari sampah sampai tumpahan minyak.
Sampah plastik butuh ratusan tahun untuk terurai. Plastik yang dibiarkan di tanah akan menjadi polutan. Karena itu, langkah mencegahnya dengan mendaur ulang.
Siapa bilang tembakau hanya untuk bikin rokok? Tembakau juga bisa menghasilkan enzim pemecah kulit jeruk sebagai alternatif bahan bakar ramah lingkungan. Pengalihan penggunaan tembakau ini diharapkan bisa mengurangi perokok.
Bukan hanya limbah otomotif yang dimanfaatkan oleh Kuncono sebagai dekorasi, kayu dari bantalan rel kereta api pun tak disia-siakan. Diubahnya menjadi furniture-furniture kayu yang unik.
Serbuk warna merah bertebaran di semua pojok bangunan berupa gudang dan rumah di kawasan Kampung Melayu Barat, Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Banten. Aroma wangi-wangian pun merebak ke semua ruangan.
Sepintas, kerajinan lampu dari Saung EGP Majalengka ini seperti terbuat dari rotan. Tapi jika dilihat lebih dekat apalagi disentuh, kita akan dibuat terkagum-kagum, sekaligus heran karena kerajinan lampu ini terbuat dari kertas koran.
Bagi kebanyakan orang, kabel bekas, busi bekas atau limbah-limbah elektronik, kemungkinan besar akan berakhir di kantong sampah. Tapi di tangan Sulyana, limbah-limbah tersebut menjadi miniatur motor unik.