Ternyata masih seperti semula. Kerusakannya malah bertambah. Sistem bluetooth-nya tidak bisa dioperasikan. Besoknya saya bawa lagi ke tempat servis. Kali ini kerusakan pada hardware-nya.
Polisi menyita ratusan ponsel merek Nokia dan aksesorisnya. Ponsel-ponsel tersebut dinyatakan ilegal, yang dikemas sedemikian rupa sehingga tampak seperti asli.
Jajaran Polwiltabes Surabaya menyita ratusan HP Nokia dan aksesorisnya. Barang itu disita dari konter HP di Ruko Sentra jalan Jaksa Agung Suprapto, Surabaya.
HP hanya saya gunakan kurang lebih 2 minggu. Itu pun dari awal sering trouble. Setelah beberapa kali mengalami proses perbaikan HP tersebut masih sering mengalami kerusakan.
Karena rusak HP Sony Ericsson type K510 saya bawa ke SONER Service Centre Kelapa Gading. Setelah satu minggu saya telepon ternyata belum dapat diambil. Sampai kapan harus menunggu?
Kamis, 19/4/2007 saya memperbaiki handphone (HP) W810i ke Outlet Sony Ericsson Taman Anggrek. HP tersebut selalu hang. Sudah sebulan HP itu tidak ada kabar.
4 Hari kemudian kabar HP tersebut bukannya selesai tapi harus dibawa ke Jakarta. Kabar tersebut sangat mengecewakan karena servis itu memakan waktu 1 bulan.