Langkah berupa kebijakan tanggap COVID-19 tersebut, bertujuan membangun kembali kondisi positif dan fokus pada pasar tenaga kerja dan institusi pasar kerja
Poyuono mengatakan akan berjuang untuk kepentingan buruh, terutama di BUMN. Apalagi, lanjutnya, dia sudah hampir 10 tahun tak memimpin aksi-aksi buruh.