Kebijakan 'Loan to Value' yang memperbesar down payment alias DP kredit kendaraan bermotor dikeluarkan jika pertumbuhan kredit telah melampaui target dan membahayakan.
Pemerintah Indonesia berencana menaikkan down payment (DP) kendaraan dari sekitar 11-12 persen. Sayang belum dapat dipastikan waktunya. Kenaikan DP kendaraan itu digadang-gadang untuk menekan angka kemacetan.
Rencana pemerintah untuk menaikkan uang muka kredit kendaraan belum dapat dipastikan. Industri otomotif pun meminta kepastian kapan uang muka kredit kendaraan dinaikkan.
Saat ini, persentase antara pembeli kendaraan dengan sistem kredit mencapai 70 persen dari total penjualan. Tahun lalu industri mobil di Indonesia mampu menjual 760 ribu mobil dan tahun ini diperkirakan akan tumbuh menjadi sekitar 830 ribu mobil.
Masyarakat Indonesia harap-harap cemas dengan rencana Bank Indonesia (BI) yang bakal menaikan uang muka kredit otomotif roda empat lebih besar dari normalnya 11-12 persen. Bagaimana sikap PT Mercedes-Benz Indonesia (MIB) terhadap konsumen setianya.
Banyak kalangan terutama Bank Indonesia dan Menteri Perindustrian berkata kalau industri otomotif terancam mengalami bubble. Untuk itu, uang muka pembelian kendaraan pun disarankan untuk dinaikkan. Tapi para pelaku usaha di bidang ini malah berkata sebaliknya.
Menteri Perindustrian MS Hidayat sepakat dengan antisipasi Bank Indonesia (BI) yang mendorong lembaga keuangan menaikan uang muka atau down payment (DP) kredit kendaraan bermotor.