Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), memandang rencana pembatasan BBM subsidi untuk kendaraan roda 4 atau mobil pribadi sebagai tindakan diskriminataif.
Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), memandang rencana pembatasan BBM subsidi untuk kendaraan roda 4 atau mobil pribadi sebagai tindakan diskriminataif.
PT KAI akan menerapkan tarif tunggal pada KRL Jabodetabek seiring dengan mengandangkan KRL Ekonomi NonAC. Menurut Tulus Abadi dari YLKI, tarif Rp 2.000 untuk KRL Ekonomi dinilai sudah tak memadai. Selain soal suku cadang yang mahal, KRL Ekonomi dianggap sudah jauh dari standar pelayanan. Bila Anda sepakat dengan Tulus Abadi, pilih Pro!
Bagi Anda yang kerap berkunjung ke mal-mal besar atau hotel bintang lima biasanya menemui barisan pemeriksaan petugas keamanan. Mereka akan memeriksa kendaraan dengan detektor metal. Masih perlukah?
Tarif KRL Ekonomi yang hanya Rp 2.000 dianggap sudah tak memadai. Tak heran kalau kemudian, PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana mengandangkan KRL Ekonomi.
KRL Ekonomi Jabodetabek akan mulai ditarik gerbongnya per Juni 2013 dan diganti gerbong ber-AC serta tarif tunggal Rp 8 ribu-Rp 9 ribu. Bagi penumpang tak mampu akan mendapatkan subsidi. PT KAI akan menyebar formulir pada penumpang untuk menentukan besaran subsidi.
KRL Ekonomi yang akan ditarik gerbongnya per awal April 2013 diundur hingga Juni 2013. Penundaan penarikan gerbong ini lantaran menunggu sistem elektronik tiket berfungsi pada akhir April 2013.