Milisi Rapid Support Forces (RSF) mengambil alih kendali penuh Kota El Fasher di Sudan. Para ahli dan diplomat melaporkan pembantaian besar-besaran warga sipil.
Dalam persidangan kasus pembunuhan Brigadir Nurhadi, terungkap fakta penganiayaan oleh dua polisi. Korban ditemukan tewas setelah dianiaya di kolam renang.
Hasil autopsi I Wayan Sedhana, mandor proyek yang tewas digorok, mengungkap 16 luka akibat benda tajam dan tumpul. Pelaku diduga lebih dari satu orang.