Para ilmuwan mengungkap alasan beberapa jenis virus menghilang begitu saja, sementara yang lainnya bertahan dan menyebabkan penyakit selama berabad-abad.
CDC, bikin gempar lewat sebuah pembaruan di laman resminya. Dalam pembaruan tertanggal 18 September 2020 tersebut, dikatakan COVID-19 bisa menular lewat udara.
Ilmuwan China yang kabur ke Amerika Serikat, Dr Li Meng Yan, baru saja mempublikasikan karya ilmiahnya sebagai 'bukti' bahwa virus Corona adalah buatan lab.
COVID-19 dikenal luas sebagai penyakit sistem pernapasan atau paru-paru. Tapi selain paru-paru, virus ini juga menyerang jantung, sistem saraf, dan kulit.
Para ilmuwan di China mendeteksi virus Corona di semen atau cairan sperma. Tapi temuan ini tidak serta merta diartikan COVID-19 menular melalui hubungan seks.