Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menuntut pencairan aset US$ 6 miliar yang dibekukan di Qatar. Negosiasi Iran-AS menghadapi tantangan baru pasca kesepakatan.
AS melancarkan serangan baru ke Iran selama lima malam berturut-turut, meningkatkan ketegangan di Selat Hormuz. Iran menuduh AS melakukan kejahatan perang.
Kepala negosiator Iran menyebut kesepakatan damai antara Iran dan Amerika Serikat untuk mengakhiri perang Timur Tengah adalah "deklarasi kekalahan Amerika."
Hizbullah menyebut kesepakatan damai AS-Iran "kemenangan besar". Analis menilai kelompok yang memerangi invasi Israel di Lebanon Selatan itu diuntungkan.