Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) yang baru, Brigjen Merdisyam, memastikan petugas yang mengamankan demonstrasi tak dibekali peluru karet ataupun peluru tajam.
"Langkah hukumnya kami memberikan kuasa kepada pihak Muhammadiyah untuk melakukan pengawasan," kata Sali, ayah Randi, mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari.
Randi (21) mahasiswa Fakultas Perikanan Universitas Halu Oleo (UHO) menjadi korban tewas setelah tertembak dalam aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Sultra. La
Puluhan mahasiswa dari IMM Surabaya menggelar Malam Berkabung dan Aksi Solidaritas bagi rekannya yang meninggal di Kendari. Randi tercatat sebagai kader IMM.