Probosutedjo sudah membangun monumen Soeharto ditempat kelahirannya di Kemusuk. Ada satu cita-citanya yang belum terlaksana sampai akhir hayatnya. Apa itu?
Warga Kemusuk merasa kehilangan atas meninggalnya H. Probosutedjo. Dia yang lahir di Kemusuk itu dikenal dermawan dan kerap membantu warga kurang mampu.
H. Probosutedjo akan dimakamkan di makam Gedong, Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Sedayu, Bantul sore nanti. Probosutedjo dimakamkan di tanah kelahirannya.
Rumah peristirahatan milik H. Probosutedjo,di Ndalem Polowijan, di Kota Yogyakarta sepi. Tidak ada persiapan khusus untuk mempersiapkan kedatangan jenazah.
Rasa sebagai manusia berdenyut dan bertemu di ranah universal; budaya. Etnis Tionghoa di Solo pun jatuh cinta pada budaya lokal yang tumbuh di sekitarnya.