Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus kembali menyinggung data remaja yang menggunakan rokok elektrik atau vape. WHO mencatat hampir 15 juta remaja ngevape.
Kejari Mataram musnahkan barang bukti dari berbagai tindak pidana, termasuk kekerasan, narkotika, dan asusila, setelah memperoleh kekuatan hukum tetap.