Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan berlanjut, bisa tembus Rp 18.000. Analis menyoroti faktor struktural dan kebijakan pemerintah.
Khatib Aam Syuriah PBNU 2010-2015, Malik Madaniy menilai masalah ini buntut dari Muktamar NU tahun 2015. Dia mendorong Muktamar selanjutnya segera digelar.