Kabar duka datang dari salam satu BUMN, Perum Perusahaan Film Negara (PFN). Direktur Utama PFN Mohamad Abduh Aziz meninggal dunia akibat serangan jantung.
Masih ingat serial anak-anak Si Unyil, boneka anak yang khas memakai sarung dan peci? Karakter itu pernah populer di masa keemasaannya pada era 1980-1990an.
PFN sempat masuk masa kelam hingga jadi salah satu BUMN yang memiliki neraca keuangan negatif dengan utang mencapai Rp 11 miliar dan menjadi BUMN Dhuafa.
Kendala utama yang dihadapi Perum PFN dalam memproduksi film ialah anggaran. Karena keterbatasannya, PFN baru bisa memproduksi film lagi setelah 26 tahun.
Nama perusahaan pembuat film 'Si Unyil' yaitu Perum PFN kembali hadir meramaikan industri film. PFN baru meluncurkan film remaja berjudul Kuambil Lagi Hatiku.