Unjuk rasa kembali marak di sejumlah kota di Iran, yang dipicu protes pedagang terhadap kurs mata uang yang jatuh, lalu merembet ke berbagai persoalan lainnya.
Kerusuhan kembali pecah Bangladesh pada Jumat (19/12), setelah pemimpin demo pro-demokrasi yang terluka dalam upaya pembunuhan pekan lalu, meninggal dunia.
Massa ojek online demo di Kedubes AS, Jakarta, menuntut pembebasan Maduro dan kecaman terhadap agresi AS. Mereka juga minta regulasi untuk kesejahteraan ojol.
Kedubes Republik Islam Iran di Jakarta menjelaskan demo itu dipicu masalah ekonomi, tapi disusupi kejahatan terorganisir hingga menimbulkan korban jiwa.