Pemerintah menegaskan tidak akan memberikan insentif untuk mobil hybrid. Kebijakan insentif fiskal yang ada saat ini sudah cukup untuk mendukung penjualan.
Bagaimana bisa Malaysia yang jumlah penduduknya di kisaran 30-an juta unggul atas Indonesia yang punya penduduk di atas 270 juta jiwa dalam penjualan mobil?