Adidas berencana PHK 500 karyawan akibat struktur perusahaan yang rumit. Meskipun penjualan meningkat, perusahaan fokus pada pertumbuhan dan efisiensi.
Saham Adidas terpantau terjun bebas, hal ini terjadi setelah mereka mengumumkan perkiraan laba untuk 2024 yang ternyata jauh di bawah perkiraan para analis.
Adidas ditaksir rugi hingga 1,2 miliar euro atau sekitar Rp 19,5 triliun (kurs Rp 16.253/euro) pada 2023 jika tidak dapat menjual saham Yeezy yang ada.