Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan pembelian minyak dan gas dari Amerika Serikat (AS) bukan menambah volume impor, namun menggeser kuota dari negara lain.
CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, mengumumkan komitmen Indonesia untuk membeli minyak mentah AS senilai US$ 15 miliar sebagai bagian dari kesepakatan dagang.
Indonesia mengimpor minyak dan gas (Migas) dari Amerika Serikat (AS) senilai US$ 15 miliar atau Rp 253,32 triliun (kurs Rp 16.888/dolar AS) per tahunnya.