Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono menarik paksa ajudannya di Jogja Marathon setelah kesalahpahaman nomor peserta terlepas. Kedua pihak telah saling meminta maaf.
Ajudan Danrem 072/Pamungkas, Serda Ainul Yaqin, meminta maaf setelah insiden di Mandiri Jogja Maraton. Kesalahpahaman dengan marshal diselesaikan secara damai.
Ajudan Danrem 072/Pamungkas meminta maaf soal ikut masuk trek maraton di Jogja tanpa mengenakan nomor BIB. Hal itu berujung cekcok antara Danrem dengan marshal.