Grrrl Gang sampai The Adams Bikin Keseruan Fred Perry DNA Night 2026
Buat kamu yang belum tahu, perjalanan brand ini emang unik banget. Berangkat dari dunia tenis, sejumlah pieces legendarisnya lama-kelamaan bertransformasi dan menemukan tempat tersendiri di berbagai skena serta subculture, ngebentuk karakter yang terus berkembang dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Tahun ini, DNA Fred Perry diterjemahkan lewat sejumlah hero styles yang jadi seragam ikonis mereka: The Fred Perry Shirt, The Tennis Bomber, The Taped Track Jacket, The Barrel Bag, dan The Tennis Shoe. Kelima item ini merepresentasikan bagaimana Fred Perry sukses merambah dari lapangan olahraga langsung ke jalanan, musik, hingga beragam subkultur, guys.
Unita Fatimah selaku Brand Manager Fred Perry Indonesia menjelaskan kalau DNA merek ini merepresentasikan evolusi dari sportswear ke streetwear.
"Styles ini telah diadopsi oleh berbagai generasi dan menjadi shorthand untuk sport, music, dan subculture," jelasnya.
Semangat lintas generasi itu makin terasa nyata lewat deretan musisi yang manggung di DNA Night 2026. MERAK sukses membawakan perpaduan vintage psychedelic rock dan musik alternatif, sementara Alkateri menghadirkan nuansa indie-pop dengan sentuhan shoegaze dan ambient post-rock.
Nggak ketinggalan, unit asal Yogyakarta, Grrrl Gang, tampil mencuri perhatian lewat melodi guitar-driven dan estetika DIY, disusul penampilan energetik dari The Adams dan Agrikulture yang bikin suasana makin pecah.
Di luar panggung utama, acara ini juga menyediakan pengalaman interaktif yang asyik banget. Berlokasi di ruang hijau terbuka Urban Forest Cipete, pengunjung bisa menikmati instalasi keren seperti immersive tunnel, photobooth buat pamer OOTD, sampai area tennis table activation yang terinspirasi dari akar olahraga raket Fred Perry.
Menjelang tengah malam, suasana makin vibe banget berkat pilihan musik dari SCRUBS!, Glasloop, dan Trip Do Brasil yang membawa alunan disko, house, hingga ritme musik Brasil.
"Dalam menyambut ulang tahun Fred Perry yang ke-75 pada 2027, Fred Perry mengangkat timeless styles yang mendefinisikan warisannya dalam sport, music, dan subculture. Dengan mempertemukan musisi dan subculture Indonesia, Fred Perry merayakan bagaimana styles ikonisnya terus diadopsi oleh setiap generasi sebagai sesuatu yang timeless dan autentik," pungkas Unita.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
