Macklemore Donasikan Rp 17,8 Miliar Bantuan Medis Anak Palestina

Muhammad Ahsan Nurrijal
|
detikPop
Momen Macklemore Manggung Bawa Bendera Palestina
Foto: Macklemore/ Instagram
Jakarta - Sejumlah lembaga kemanusiaan menyambut donasi sebesar 1 juta dolar AS atau sekitar Rp 17,8 miliar dari rapper Macklemore.

Macklemore mengumumkan akan menyumbangkan seluruh penghasilan bersihnya dari rangkaian Loop Tour milik Ed Sheeran setelah didepak dari daftar penampil.

Keputusan pemecatan tersebut menyusul aksi sang rapper menyuarakan dukungan bagi Palestina di panggung Stadion MetLife, New Jersey. Melalui media sosial pribadinya, musisi asal Amerika Serikat itu menegaskan langkah ini diambil guna mengembalikan fokus percakapan publik kepada penderitaan rakyat Palestina.

Bantuan dana tersebut disalurkan kepada enam organisasi nirlaba, di antaranya Medical Aid for Palestinians, Palestine Children's Relief Fund (PCRF), Anera, serta badan pengungsi PBB, UNRWA. Para pimpinan lembaga tersebut menilai langkah Macklemore berhasil membuka kembali sorotan terhadap kondisi darurat yang dialami warga di Gaza.

Pelaksana Tugas CEO Anera, Alicia Phillips Mandaville, membeberkan beratnya kondisi pengungsi dan trauma mendalam yang terus dialami anak-anak akibat konflik.

"Meskipun kita tidak melihat bom jatuh setiap malam, puing-puing kehancuran masih ada di sana. Anak-anak yang mengalami trauma berat pun hingga kini masih merasakan trauma tersebut," kata Alicia Phillips Mandaville.

Direktur Keterlibatan Strategis PCRF, Tareq Hailat, menyatakan pihaknya masih menerima panggilan darurat dari warga di Gaza secara terus-menerus.

"Ada anggapan bahwa gencatan senjata tengah berjalan, padahal kenyataannya tidak demikian. Korban anak-anak terus bertambah setiap hari, tim relawan kami di lapangan senantiasa menghadapi bahaya, dan ada warga yang membutuhkan pasokan pangan. Sorotan publik melalui donasi ini sangat luar biasa bagi kami," tutur Tareq Hailat.

PCRF memusatkan kegiatannya pada evakuasi medis bagi anak-anak yang tidak tertangani akibat rusaknya fasilitas kesehatan, serta mendatangkan dokter luar ke dalam Gaza. Sumbangan dari Macklemore dialokasikan sebagai dana tanpa ikatan agar dapat disalurkan secara fleksibel sesuai eskalasi kebutuhan di lapangan.

Keleluasaan serupa juga diterapkan oleh lembaga kemanusiaan Anera yang beroperasi di wilayah Palestina, Lebanon, dan Yordania. Mandaville menjelaskan fleksibilitas dana sangat krusial mengingat aturan dan kondisi kehidupan para pengungsi dapat berubah setiap waktu.

"Jika terjadi banjir pada tahun ini, kami dapat menanganinya. Jika krisis kelaparan akut kembali terjadi, kami bisa mengatasinya. Kami juga dapat membeli lebih banyak selimut agar para lansia terlindungi dari dingin di malam hari," ujar Mandaville.

(ahs/tia)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO