Bocoran Perubahan Sistem Penjurian FFI 2026, Libatkan Asosiasi-Ahli Ekosistem
Komite FFI 2026 melibatkan pakar perfilman dan perwakilan 12 asosiasi profesi untuk menyaring 25 film cerita panjang menjadi 15 film yang masuk shortlist sebelum tahap nominasi Piala Citra. Ketua Komite FFI, Ario Bayu, menjelaskan pelibatan para ahli tersebut merupakan penyesuaian terhadap mekanisme penjurian tahun ini.
"Jadi mekanisme penjurian tahun 2026 ini agak slightly kita rubah dari penjurian awal dari sistem kurasi, itu kami melibatkan juga expert-expert dari ekosistem yang kami sebut tim seleksi awal, tim kurator, dan kami libatkan juga asosiasi profesi," kata Ario Bayu di Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (18/9/2026).
Menurut Ario, asosiasi profesi yang dilibatkan mencakup sejumlah bidang dalam industri film. Mulai dari sutradara, produser hingga Director of Photography.
"Di mana merekalah yang kami anggap dan mungkin dianggap oleh industri adalah pakar-pakar industri. Jadi dari asosiasi misalnya sutradara, produser, Director of Photography, mereka kami libatkan untuk memilih dari 25 hingga menjadi 15 shortlist yang mungkin sudah diumumkan oleh FFI dua hari yang lalu," ujarnya.
Komite FFI juga menjalin komunikasi formal dengan asosiasi profesi dan pelaku industri melalui Focus Group Discussion (FGD). Masukan dari ekosistem perfilman menjadi salah satu bagian dalam proses penyusunan mekanisme penjurian.
"Semua secara formal dan resmi sih. Kami menyurat kepada asosiasi profesi, kepada ketua-ketua asosiasi, dan setiap tahun kami selalu mengadakan Focus Group Discussion atau FGD di mana masukan-masukan dari ekosistem itu sangat penting," tutur Ario.
Ario memastikan proses seleksi awal hingga menghasilkan 15 film shortlist telah rampung. Film-film tersebut kemudian akan memasuki tahap nominasi Piala Citra dengan parameter penjurian yang telah ditetapkan Komite FFI.
"Kemarin itu sempat selesai dan kebetulan itu proses seleksi awal juga itu sudah rampung ke shortlist 15 ya sebelum masuk ke tahap kedua yaitu tahap nominasi. Ya kami menganggap dinamika yang terjadi itu yang sudah terbaik dan kami sudah memaksimalkan parameter-parameter penjurian yang kami anggap itu bahasa Inggrisnya judicious ya, adil, transparan, dan akuntabel," ucapnya.
Duta FFI, Morgan Oey, juga mengomentari kualitas film yang berhasil masuk dalam daftar 15 besar. Ia menyebut karya-karya tersebut telah melalui proses penjurian dan kurasi.
"Tapi yang pasti yang masuk 15 ini yang masih shortlist, udah shortlist ya? 15 ini sudah terbaik sih dan melalui sudah melalui tahapan penjurian ya dari segi kualitas, kurasi," kata Morgan Oey.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
