Andrea Bocelli Pilih Borobudur sebagai Lokasi Konser: Dilindungi UNESCO
Konser Andrea Bocelli 'Romanza - 30th Anniversary World Tour' bakal digelar di dua kali yaitu 31 Oktober di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah (Jateng) dan 3 November mendatang di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus). Kepada detikcom, Bocelli mengungkapkan alasannya memilih Candi Borobudur sebagai salah satu venue konser tersebut.
"Borobudur saya ketahui merupakan warisan UNESCO, warisan bagi seluruh umat manusia. Dan saya berharap dapat mengatakan bahwa musik yang indah dan keindahan alam dapat berpadu secara sempurna," ujar Bocelli, dalam ANDREA BOCELLI Virtual Press Conference, Sabtu (12/9/2026).
Terkait penampilan khusus, Bocelli juga menyampaikan dirinya tidak menyiapkan sesuatu yang berkaitan dengan budaya atau musik Indonesia. Namun, ia memastikan akan mempersiapkan kondisi fisiknya dan memberikan penampilan terbaik bagi para penonton di Tanah Air.
"Saya tidak mempersiapkan sesuatu yang khusus dalam arti saya belum menguasai bahasa Anda dan belum mengenal lagu-lagu Indonesia. Namun, seperti yang saya sampaikan sebelumnya, saya akan berusaha tiba dalam kondisi fisik terbaik (fit) dan mempersembahkan yang terbaik dari diri saya serta repertoar terbaik saya bagi publik Indonesia," kata Bocelli.
Menurut Bocelli, lokasi konser bukanlah faktor utama yang menentukan kualitas sebuah pertunjukan musik. Baginya, respons dan kehangatan penonton justru menjadi bagian penting dalam sebuah pertunjukan.
"Bagi saya, bukan lokasi yang membuat perbedaan terhadap musik. Yang terpenting adalah publik penontonnya, dan saya mengharapkan penonton yang hangat, sebagaimana yang pernah saya jumpai di Indonesia pada tahun 2011 ketika pertama kali datang ke sana," kata Bocelli.
"Dan secara khusus, konser kedua yang akan saya gelar di tempat yang merupakan situs warisan dunia UNESCO ini (Candi Borobudur) akan menjadi pengalaman istimewa bagi saya untuk menghirup suasana baru, tempat yang belum pernah saya ketahui dan akan saya kunjungi dengan penuh sukacita," sambungnya.
Sementara itu, Shoemaker Studios selaku promotor konser Andrea Bocelli, menjelaskan alasan pemilihan Borobudur dan Jakarta sebagai dua lokasi pertunjukan. Promotor sengaja menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi penonton di masing-masing kota.
"Kami sengaja memilih Borobudur dan Jakarta karena kami tidak ingin menghadirkan konser yang sama dua kali. Kami ingin penonton merasakan warisan musik yang sama melalui dua suasana yang sangat berbeda," kata Founder of Shoemaker Studios Prajna Murdaya.
"Di Borobudur, musik akan berpadu dengan warisan budaya Indonesia dan atmosfer destinasinya, menciptakan pengalaman yang lebih reflektif dan mendalam. Di Jakarta, penonton akan merasakan skala, energi, dan kualitas produksi konser berstandar internasional di jantung ibu kota," sambungnya.
Menurut Prajna, di balik kedua pertunjukan ini, Shoemaker Studios mempersiapkan setiap bagian dari perjalanan penonton secara saksama. Mulai dari kualitas produksi dan operasional venue, hingga transportasi, alur pergerakan penonton, keamanan, dukungan medis, aksesibilitas, serta kenyamanan pengunjung secara keseluruhan.
Selain menghadirkan musik klasik di tengah kawasan warisan budaya dunia, pertunjukan di Borobudur juga diharapkan dapat membawa pengalaman yang lebih luas bagi penonton.
"Ya, pertama kita bicara tentang Borobudur. Borobudur tentu sebenarnya nomor satu itu candi Buddhis yang terbesar di dunia," kata Prajna.
"Tapi yang banyak orang tidak tahu itu sebenarnya stupa ini ada fungsi untuk mengamplifikasi energi. Sama harapan saya kalau kita ada konser seperti begini, apalagi dengan Maestro Andrea Bocelli yang energinya sangat spiritual, sama Romanza itu bukan cuma tentang 'romance' tapi juga untuk persahabatan, sama persaudaraan," sambungnya.
Prajna berharap energi dari tema Romanza di Candi Borobudur, dapat mengamplifikasi sekaligus mengirimkan energi positif ke seluruh dunia. Sebab, Shoemaker Studios berencana mengambil gambar dalam konser ini dan disebarluaskan melalui streaming platform.
"Jadinya kalau di-itu (sebarkan) lagi bisa benar-benar gaung besar," kata Prajna.
Rangkaian konser di Borobudur juga akan dimeriahkan dengan Kampung Budaya yang menampilkan seni tradisional, kuliner, serta potensi pariwisata Magelang dan Jateng. Pemegang tiket konser akan mendapatkan akses ke Candi Borobudur pada hari penyelenggaraan.
Selain itu, tersedia paket konser yang mencakup kemudahan transportasi, akomodasi, serta pengalaman budaya lokal. Kehadiran berbagai aktivitas pendukung tersebut diharapkan membuat konser tidak hanya menjadi pertunjukan musik, tetapi juga pengalaman perjalanan yang memperkenalkan kekayaan budaya dan pariwisata Indonesia kepada wisatawan.
Sebagai informasi, konser Andrea Bocelli 'Romanza - 30th Anniversary World Tour' didukung oleh Kementerian Pariwisata RI (Kemenpar), Kementerian Kebudayaan RI (Kemenbud), Kementerian Ekonomi Kreatif RI (Ekraf), Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Indonesia, Bank SMBC Indonesia, dan Bank Negara Indonesia (BNI).
Pembelian tiket konser tersedia melalui tiket.com pada kanal resmi Andrea Bocelli 'Romanza - 30th Anniversary World Tour' Jakarta dan Borobudur. Informasi lebih lanjut mengenai konser ini dapat diperoleh melalui laman resmi indonesia.travel atau melalui Instagram @shoemakerstudios.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
