Jeremy Strong Kirim Email ke Mark Zuckerberg Usai Main di The Social Reckoning
Film ini merupakan sekuel atau proyek lanjutan dari The Social Network (2010), film pemenang Oscar yang dahulu mendapuk Jesse Eisenberg sebagai pemeran Zuckerberg.
Kini, tongkat estafet kepemimpinan karakter ikonik tersebut resmi diserahkan kepada Strong. Dalam wawancara terbarunya, Strong mengungkapkan bahwa ia sejak awal memang mengincar peran ini.
"Jika Jesse Eisenberg tidak mengambil peran itu lagi, hubungi saya," kenang Strong saat menyampaikan pesannya kepada Aaron Sorkin.
Dalam wawancaranya dengan majalah GQ, bintang serial Succession ini menjelaskan alasannya tertarik mendalami karakter tokoh teknologi yang penuh kontroversi tersebut.
Bagi Strong, memerankan sosok nyata yang memicu pembelahan opini publik adalah salah satu ujian tertinggi bagi seorang aktor.
"Peran seperti inilah yang membuat saya terpesona," ujar Strong.
"Ini mirip seperti Sebastian Stan yang memerankan Donald Trump, atau Jeremy Allen White yang memerankan Bruce Springsteen. Bahaya dan risikonya tidak bisa lebih besar dari ini. Namun, untuk benar-benar berkomitmen dan tetap merasa bebas di dalam peran tersebut adalah tantangan yang luar biasa."
Strong menyadari betul citra Zuckerberg di mata masyarakat global saat ini. Meski demikian, ia menegaskan pentingnya profesionalisme dan netralitas dalam berakting tanpa harus terseret narasi kebencian publik.
"Saya tahu dia adalah sosok yang dibenci dan tidak populer dalam budaya kita saat ini. Namun, menurut saya, Anda tidak boleh menyerahkan peran ini kepada aktor yang sejak awal berniat untuk menghujat atau mengutuknya," tegas bintang film The Apprentice tersebut.
Demi menjaga integritas peran, Strong mengambil langkah independen yang cukup berani. Tak lama setelah resmi mendapatkan peran tersebut, ia memutuskan untuk mengirimkan surel (email) secara langsung kepada Mark Zuckerberg-sebuah keputusan yang bahkan sempat membuat pihak studio khawatir.
"Saya menulis email kepadanya-mungkin keputusan ini akan membuat pihak Sony jantungan," tegas Strong.
"Saya hanya ingin menyampaikan bahwa saya mengambil tanggung jawab ini dengan sangat serius, menjaga kebenaran realistisnya, dan mendekatinya dengan rasa hormat."
Usaha tersebut tidak sia-sia. Strong mengonfirmasi bahwa Zuckerberg membalas pesan pribadinya, meski ia memilih untuk tetap merahasiakan detail isi percakapan mereka.
Lebih lanjut, Strong juga menyatakan keterbukaannya untuk meluangkan waktu dan bertemu langsung jika sang miliarder memberinya undangan di kemudian hari.
Memerankan salah satu figur paling berpengaruh di abad ke-21 membawa beban emosional tersendiri bagi Strong. Ia mengaku merasakan tekanan besar saat membawa sosok Zuckerberg ke layar lebar untuk generasi mendatang.
"Terasa sangat menegangkan untuk membicarakan film ini, membicarakan Mark, serta menjadi sosok yang memerankan dan mewakilinya kepada dunia dan anak cucu kita kelak. Saya merasakan bobot dan tanggung jawab yang sangat besar," ungkapnya.
Bagi Strong, misi utamanya dalam proyek ini bukanlah untuk memoles citra maupun menjatuhkan, melainkan menyampaikan sudut pandang sang tokoh secara jujur dari dalam.
"Tugas saya adalah memahami, membela sudut pandangnya, dan memperjuangkan narasi perjuangannya," tutup Strong.
